Selasa, 27 April 2010

Selasa, 20 April 2010

Artikel Positif - 5 Langkah Membuka Pintu Kreatifitas

KapanLagi.com - Seringkali kita menyebut seseorang yang pandai menulis atau berhasil membuahkan hasil karya seni lukis, sebagai seorang yang kreatif. Namun sebenarnya, yang disebut kreatifitas sejati, lebih baik dari apa yang dapat kita definisikan. Pada dasarnya, kreatifitas tak hanya dapat dilihat dari inovasi yang diciptakan oleh seorang penemu yang giat menciptakan hal-hal baru. Bahkan, kemampun mengatur waktu bagi seorang ibu yang memiliki tiga anak, juga dapat disebut kreatifitas. Jadi, sebenarnya kita semua dapat jadi seorang yang kreatif asalkan tidak menutup pintu kreatifitas kita sendiri. Berikut kami sampaikan lima langkah agar kita dapat membuahkan kreatifitas.


Langkah Pertama – Buat pilihan untuk jadi kreatif. Pertama, Anda harus menghapus pandangan tentang kretaif yang telah tertanam dalam kepala Anda, sebab, kalau masih memikirkan kreatif dalam artian sempit, akan sulit bagi Anda untuk membuka pintu kretifitas. Bangun tekad dalam pilihan Anda ini dan petakan definisi kreatif dari diri Anda sendiri, sertai pula dengan semua kriterianya guna mempermudah pencapaian. Ekspresikan kreatifitas Anda dalam salah satu saluran tradisional (seni, musik , puisi dsb), atau lebih bagus lagi jika Anda menemukan cara baru Anda sendiri.

Langkah Kedua – Perluas cakrawala Anda. Kreatifitas biasanya tak datang dari wilayah yang telah Anda kenal. Menumbuhkan imajinasi kadangakala mengharuskan kita untuk memperluas cakrawala, namun seringkali untuk memulainya, kita tak pernah mengambil resiko keluar dari zona aman kita sendiri. Anda mungkin bisa memulai dengan mengunjungi tempat-tempat yang berbeda, misalnya mengunjungi kota yang berbeda, atau bahkan toko atau tempat makan yang berbeda dari biasanya. Pelajari sesuatu yang baru. Kalau perlu ikutlah kursus dan bangun ketrampilan dalam bidang yang berbeda. Dan itu semua akan merangsang daya imajinasi Anda untuk berkreasi.

Langkah Ketiga – Buatlah langkah berani. Salah satu bagian dalam mengeksplorasi kreatifitas adalah mengambil sebuah kesempatan dan berani bertindak. Sisi tambahannya, ada banyak aturan di sini, jadi semua usaha tak akan sia-sia dan membawa keutungan.

Langkah Keempat – Harapkan sedikit kegagalan... .dan jadikan dorongan untuk maju. Salah satu alasan utama menutup pintu kreatifitas adalah adanya ketakutan akan kegagalan. Sekali jatuh, atau bahkan mungkin beberapa kali, tak membuat Anda lebih nyaman dalam meghindari kegagalan. Jika ini benar, tak satupun dari kita yang melakukan usaha belajar berjalan. Banyak dari inovasi mengagumkan di dunia ini bermula dari 'kegagalan.' Bahkan Thomas Edison harus melakukan usaha 50.000 kali hingga ia berhasil menemukan baterei alkalin yang masih kita gunakan hingga kini.

Langkah Kelima – Kenali pencapaian Anda. Seringkali, kita semua melakukan kreatifitas atau membuat sesuatu yang baru, dan saat seseorang memberi pujian, kita lebih senang mengelaknya. Jangan memandang rendah setiap hasil yang Anda capai, bahkan meskipun itu hanya sedikit peningkatan. Jika Anda terus mengelak hasil usaha yang Anda capai, itu dapat menutup pintu kretifitas Anda. Jika Anda membuat sebuah kemajuan, yakinkan Anda menghargaiitu, bahkan kalau perlu rayakan bersama teman atau keluarga. (art/erl)

Minggu, 21 Maret 2010

Info Mahasiswa: Slide MK Pelatihan & Pengembangan SDM

Pelatihan adalah suatu kegiatan yang direncanakan oleh perusahaan/institusi untuk memfasilitasi proses belajar karyawan untuk mencapai kompetensi dalam pekerjaannya (Noe, 2002). Tujuan pelatihan adalah agar karyawan dapat menguasai penge­tahuan, keterampilan dan perilaku yang dilatihkan dalam program pelatihan sehingga dapat diaplikasikan dalam kegiatan mereka sehari-­hari/kebutuhan saat ini.

Program pengembangan biasanya meliputi elemen dari pelajaran yang direncanakan, pengalaman dan seringkali didukung oleh fasilitas coaching dan konseling (Amstrong 1992). Menurut Noe (2002), pengembangan, mengacu pada pendidikan formal, pengalaman kerja, hubungan interpersonal serta penilaian (assessment) terhadap kepribadian dan kemampuan yang dapat membantu karyawan mempersiapkan diri untuk masa yang akan datang.

Di bawah ini merupakan slide materi mata kuliah Pelatihan & Pengembangan SDM...

pertemuan 1 : "konsep psikologi belajar" silahkan klik di sini
pertemuan 2 : "pelatihan & pengembangan SDM" silahkan klik di sini
pertemuan 3 : "tujuan & peranan PPSDM" silahkan klik di sini
pertemuan 4 : "kualifikasi trainer" silahkan klik di sini
pertemuan 5 : "trainee" silahkan klik di sini
pertemuan 6 : "perancangan training" silahkan klik di sini

pertemuan 7 : "
pertemuan 8 : "
pertemuan 9 : "
pertemuan 10: "
pertemuan 11: "
pertemuan 12: "

Jumat, 19 Maret 2010

Artikel Positif : A – Z Keberhasilan

Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelli- gence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi.

Yuk kita lihat apa maksudnya:

A: Accept.
Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B: Believe.
Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
C: Care.
Pedulilah pada kemampuan anda meraih? apa yang anda inginkan dalam hidup.
D: Direct.
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.

E: Earn.
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.
F: Face.
Hadapi masalah dengan benar dan yakin.
G: Go.
Berangkatlah dari kebenaran.
H: Homework.
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.
I: Ignore.
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.
J: Jealously.
Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri.
K: Keep.
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.
L: Learn.
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
M: Mind.
Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.
N: Never.
Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol.
O: Observe.
Amatilah segala hal di sekeliling anda.
Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.
P: Patience.
Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha.
Q: Question.
Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.
R: Respect.
Hargai diri sendiri dan juga orang lain.
S: Self confidence, self esteem, self respect.
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri akan membebaskan kita dari saat-saat tegang.
T: Take.
Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.
U: Understand.
Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda.
V: Value.
Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.
W: Work.
Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.
X: X'tra.
Usaha lebih keras membawa keberhasilan.
Y: You.
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.
Z: Zero.
Usaha nol membawa hasil nol pula.

Sumber: Shanrani Crozier. Florida, USA


Selasa, 16 Februari 2010

Tips Positif: 7 Prinsip Manajemen Waktu yang Kreatif

1. Selalulah aktif, bukan reaktif
Buatlah keputusan-keputusan aktif tentang bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda daripada reaktif terhadap setiap tuntutan yang Anda temui. Tentukan apa saja yang penting bagi Anda, dan katakan "tidak" terhadap segala sesuatu yang bertentangan.

2. Tentukan sasaran
Dengan menentukan sasaran, Anda tahu tujuan Anda. Tanpa sasaran, Anda akan kehilangan arah dan bereaksi terhadap kesempatan2 dan persoalan2 yang tidak pasti, dengan pandangan sempit atas akibat yang mungkin timbul dalam kehidupan pribadi dan profesional Anda.

3.Tentukan prioritas dalam tindakan Anda
Begitu Anda telah menentukan sasaran, Anda perlu menentukan prioritas tindakan guna mencapai sasaran2 itu. Kunci dalam menentukan prioritas adalah dengan mengidentifikasikan apa yang penting dari aktivitas Anda secara tepat dan menentukannya sebagai prioritas.

4. Pertahankan fokus Anda
Maksimalkan produktivitas Anda dengan berkonsentrasi pada satu proyek yang utama satu per satu. Setelah menentukan sasaran dan prioritas tindakan Anda, pantaulah perkembangannya hingga proyek itu selesai. Apa pun yang Anda lakukan, lakukanlah dengan seluruh kemampuan Anda.

5. Ciptakan tenggat waktu yang realistis
Tenggat waktu yang realistis dapat membantu Anda tetap fokus pada sasaran jangka panjang dan terutapa pada prioritas jangka pendek.

6.Lakukan sekarang (DO IT NOW)
D = Divide. Bagi menjadi tugas yang lebih kecil.
O = Organize. Aturlah bagaimana melakukannya.
I = Ignore. Abaikan gangguan yang mengalihkan perhatian.
T = Take. Ambil kesempatan mengetahui bagaimana melakukannya sendiri.
N = Now. Sekarang.
O = Opportunity. Ambil keuntungan dari kesempatan yang menguntungkan Anda.
W = Watch out. Waspada pada pemborosan waktu.

7. Seimbangkan hidup Anda.
Untuk menerapkan prinsip2 manajemen waktu yang kreatif ini tidak hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam gergaul dan beraktivitas mengisi waktu luang. Jadi seimbangkanlah hidup Anda seperti menciptakan waktu bagi diri sendiri, sahabat, saudara, dan yang lainnya. Sumber: http://www.informas i-seminar. com




Minggu, 17 Januari 2010

Tips Positif : Kiat Raih Sukses Tiada Henti

KapanLagi.com - Setiap orang memiliki impian untuk sukses namun dalam kenyataannya, impian untuk sukses tersebut tak diimbangi dengan langkah-langkah tepat, berani menghadapi tantangan dan modal yang cukup. Memang untuk meraih kesuksesan membutuhkan perjuangan dan proses yang panjang, tetapi bukan berarti kesuksesan itu ditentukan oleh lamanya bekerja.

Ada sekelompok orang yang telah meraih dan menikmati kesuksesannya namun berakhir dengan penyesalan karena mereka tak berusaha untuk menjaga kesuksesan itu apalagi memikirkan bagaimana agar bidang lainnya pun sukses. Simak beberapa kiat ini agar kesuksesan Anda tidak akan pernah berhenti:
1. Menganalisi diri sendiri
Saat Anda meraih kesuksesan, cobalah bertanya apa saja yang sudah Anda kerjakan? Apa saja kelebihan Anda? Kekurangan Anda? Dan pertanyaan lainnya.
2. Tingkatkan kemampuan
Kemampuan dan keahlian di bidangnya akan menentukan karir seseorang. Apapun posisi Anda dan bagaimana pun keadaan tempat Anda bekerja, kemampuan dan keahlian Anda harus diupayakan meningkat. Beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian :
- Belajar dari kesalahan dan pengalaman yang lalu.
- Mengikuti suatu pelatihan kerja.
- Banyak membaca pengetahuan yang berhubungan dengan pekerjaan Anda.
- Belajar dari keberhasilan orang lain yang berada di sekitar kita.
3. Ciptakan Prestasi
Berusaha untuk menciptakan suatu prestasi di bidang yang lain. Rekan, atasan dan bawahan akan termotivasi untuk maju pula jika Anda berhasil berprestasi dibidang yang lain. Walau mungkin itu adalah suatu prestasi yang tidak besar. Dengan prestasi yang lain itu maka Anda akan lebih berpeluang untuk promosi ke jenjang yang lebih tinggi. Caranya agar dapat berprestasi adalah dengan giat mempelajari sesuatu yang baru.
4. Tetap aktif, jangan menunggu!
Berbagai bentuk keaktifan:
- Berusaha untuk selalu memperbaiki kerjaan Anda dengan membandingkan dengan perusahaan laen yang jenis usahanya ada kesamaan maka Anda akan menemukan kekurangan.
- Bila di Perusahaan Anda ada suatu proyek baru, dan Anda sanggup mengerjakannya, maka Anda jangan sungkan untuk menyatakan kesanggupan atau menunggu untuk diperintahkan.
Harga dari suatu kesuksesan amatlah mahal maka jangan sampai kesuksesan itu lepas dari genggaman tangan Anda. "Semakin tinggi tempat posisi Anda berdiri, semakin kuat 'angin' bertiup." (niP)




Jumat, 11 Desember 2009

Info Mahasiswa: Format Laporan Interview & Analisa jabatan

Format Laporan Interview
Klik di sini




Format Laporan Analisa jabatan yaitu Job Description dengan isi: Identitas jabatan (Nama, Posisi, Hubungan Kerja & Hubungan Lini - disertai struktur organisasi), Tugas Pokok, Tanggung Jawab, & Wewenang. Sebagai job desc contoh bisa Klik di sini

Di bawah ini sebagian materi analisis jabatan pasca mid semester yaitu:

- anajab bab 5 - job desc - klik di sini
- anajab bab 6 - job spec - klik di sini
- anajab bab 7 - metode anajab - klik di sini
- anajab bab 8 - validitas & reliabilitas - klik di sini- anajab bab 9 - analisis beban kerja - klik di sini
- anajab bab 10 - analisis kebutuhan kerja - klik di sini- anajab bab 11 - job evaluation - klik di sini